Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan

Tulisan Viral Wanita Cantik Manado Tolak Antar Harta, "Karena Menikah Bukan Tanggungan Orang Tua"


Sudah punya rencana untuk menikah? Jangan sampai nanti biaya nikah jadi tanggungan orang tua ya. Apalagi sampai utang sana sini buat menutupi biaya pesta semalam.

Untukmu yang hendak ataupun ingin segera menikah. Ingatlah bahwa menikah itu mudah, namun bukan berarti dirimu bisa seenaknya mengembankan semua urusan kepada kedua orang tuamu dan keluarganya. Kalian yang ingin memulai hidup baru, maka berusahalah agar kelak kalian menjadi pribadi yang siap untuk membina sebuah keluarga sendiri.

Karena menikah adalah sebagian besar impian dari pasangan yang saling jatuh cinta. Di Indonesia ada tradisi mas kawin ketika menikah, dan biasanya akan dibicarakan saat proses lamaran. Soal penentuan mas kawin ini berbeda di satu daerah dengan daerah yang lain. Ada yang berdasarkan silsilah si mempelai wanita, ada juga karena latar belakang pendidikan.

Also read : Penuh Haru! Setelah Ditolak Umrah Karena Tato, Bob Akhirnya Menginjakkan Kaki di Tanah Suci

Kisah berikut ini adalah kisah seorang wanita bernama Miracle Gotze yang sangat menginspirasi dan menjadi viral. Wanita cantik ini membagikan kisahnya di akun Facebook miliknya tentang bagaimana ia yang pacaran tergolong singkat karena hanya dua minggu, kemudian dilamar sang kekasih.

Saat proses lamaran, dia menolak tradisi 'antar harta' dari calon mertuanya yang membuat keluarga calon suami dan keluarganya kaget.

"Saya mau menikah asalkan tidak memakai adat 'antar harta'," begitu tulisnya.

Ini kisahnya lengkap yang ditulis oleh wanita pemilik nama asli Jurani Rurubua

"Kemarin saya ketemu di K8 dgn adik2 marketing saya di Bank sulut, ada banyak hal yang kami bicarakan, baik masalah trik mencapai target, masalah bisnis, maupun masalah pribadi mereka dalam kemapanan menghadapi pernikahan...

Sedikit share tentang awal pernikahan saya. Saya menikah dengan sangat kilat, bukan karena "kecelakaan" tetapi karena suami "kebelet" nikahin saya.. hahahhaha

Pacaranx hanya 2 minggu, langsung dilamar dan diakan pertemuan keluarga, dalam pertemuan saya sedikit melihat wajah mertua saya sepertix kaget! Bahkan dari mulut mertua perempuan mengucapkan kalimat "hardi, kamu pacaran sama lain, nikah nya sama lain" Maklum suami saya Mantanx banyak.

Dalam pertemuan tersebut, org tua suami saya mengatakan bahwa dalam acara "maso minta" kami akan membawa mas kawin "ANTAR HARTA" sesuai adat mereka dari minahasa, dalam pernyataan tersebut, mertua bertanya kepada org tua saya berapa banyak yg diminta, karena melalui adat biasax mereka membawa uang tunai, perhiasan, lemari, Tv, tempat tidur, dan barang2 lainnya yg dibutuhkan di dalam RT yg baru...

Mami saya baru saja mau jawab, saya sudah memotong pembicaraan dengan mengatakan bahwa saya mau menikah dengan hardi, asalkan tidak memakai adat "ANTAR HARTA"...

Perkataan saya membuat mertua saya kaget, suami saya tercengan, dan mami saya hampir memakan saya hidup2... hahahhaha

Pada saat itu saya langsung menyambung pernyataan saya kepada mertua dan orang tua saya, bahwa syarat saya menikah hanya ingin melihat orang tua saya duduk di atas Altar nikah tanpa mengeluarkan 1 sen pun...
Yang artinya biaya menikah 100% ditanggung oleh hardi & saya...

Mereka semua kaget dengan pernyataan saya, tetapi wajah papa mantu saya terlihat sangat sumringah sambil memandang saya dengan KASIH yg adalah calon menantunya saat itu. Bahkan wajah calon suami saya hardi, begitu terkejut, dan memandang saya sambil berkata, "kamu lain banget"

Akhirx dalam waktu yg singkat itu, saya dan suami mengumpulkan pundi2 tabungan kami sambil berdoa kpd Tuhan "jika kami jodoh" pasti Tuhan Buka jalan.. Dan puji Tuhan benar...

Kami berdua mampu mengumpulkan dana, sehinggah acara resepsi di nyiur melambai saat itu berjalan dengan baik, uangx dipercukup-cukupkan, dan yg paling bahagia orang tua kami berdua tidak mengeluarkan biaya apapun...


Also read : Sempat Menggerutu di Depan Ka'bah, Wanita Ini Akhirnya Mendapat Kisah Nyata Seperti Ini!

Alhasil.. dari pernikahan kami, orang tua kami berdua tidak pernah ikut campur urusan RT kami, mertua saya mencintai saya, saat ketemu selalu mencium saya, wibawa saya sebagai anak mantu ada di mata mertua...

Suami saya pun menghargai saya, dan memanjakan saya saat bertemu, karena dia tau bahwa mas kawin saya adalah penghargaan dari "HARGA DIRI" saya sebagai istri...

Tulisan ini saya buat untuk membuka paradigma anak2 muda kebanyakan, yang menganggap pernikahan adalah tanggung jawab orang tua...

Padahal Menikah adalah keinginan dan keputusan 2 org yang jatuh cinta, bukan keinginan orang tua, dan harusx tdk menjadi beban org tua..

Untuk membantu tambahan makanan mungkin wajar, tetapi untuk membiayai kebutuhan pernikahan itu tidak tercatat di Alkitab.

Yang lebih parah, saya melihat banyak anak muda, yg sudah di sekolahkan setinggi2 nya tetapi menikah masih menjadi beban org tua, Bahkan ada banyak org tua setelah anakx menikah harus mengembalikan Hutang yg dipinjam kepada org2 untuk menutupi acara pesta... terlebih yang saya lihat, Anak2 memaksakan orang tua menikah di tempat yang mewah, tanpa melihat keuangan yang ada

Saya selalu berikan motivasi kepada mitra2 saya yang masih anak2 muda, agar mereka bisa menabung untuk masa depan, dan menjadi mandiri, kumpulkan uang sendiri untuk menikah, jangan jadi beban kepada org tua, kucuplah orang tua sudah mengandung, melahirkan, membesarkan, menyekolahkan,.. tidak perlu lagi sampai menikah harus jadi tanggungan mereka..

Rambut mereka sudah terlalu putih, tulang mereka sudah sedikit keropos, kantong mata mereka sudah tebal karena airmata selama pernikahan, dompet mereka menipis karena menyekolahkan kita..
Renungkanlah itu!!!

Anak2 muda yang mau menikah, atau baru pacaran, belajarlah hidup hemat, jangan habiskan jalan2 dgn pacar di Mall, TO, atau ke tempat Clubing yg tdk ada manfaat..

Jika tujuan anda menikah, artinya itu masa depan...

Maka ka rani sarankan, jika mau menikah percukuplanlah dana yg ada, jangan memaksa menikah mewah.. karena menikah mewah atau sederhana habisnya tetap cuma 1 hari..."

Tulisan yang diunggah pada 30 Mei ini langsung menjadi viral, setidaknya tulisan ini sudah dibagikan sebanyak 1.772 kali. Netizen yang membacanya pun terinspirasi dengan tulisan tersebut.

"Menginspirasi banget, rencana nabung utk modal nikah sbg surprise bwt org tua sudah ada,, tpi, sdkit terbengkalai dgn biaya kuliah masing2 . Ke depan pasti direalisasikan. Amin," tulis seorang netizen di kolom komentar. Jadi. bagaimana menurutmu?

Penuh Haru! Setelah Ditolak Umrah Karena Tato, Bob Akhirnya Menginjakkan Kaki di Tanah Suci


Kisah Pilu Bob yang Banyak Ditolak Agen Umrah, Sekarang Sudah Berada di Tanah Suci!

Sebenarnya perempuan ataupun laki-laki sangat dilarang untuk menggunakan tato, dalam sebuah hadis tentang hukum tato memang menggunakan kata perempuan karena ya, pada jaman dahulu lebih banyak perempuan yang menggunakan tato dibanding laki-laki, karena itulah dalam hadis disebutkan perempuan, tetapi sebenarnya laki-laki ataupun perempuan semua nya diharamkan menggunakan tato.

Ulasan terkait : Sempat Menggerutu di Depan Ka'bah, Wanita Ini Akhirnya Mendapat Kisah Nyata Seperti Ini!

Dari Alqomah, dari Abdullah bin Mas’ud, beliau mengatakan:

“Allah melaknat wanita yang menjadi tukang tato dan wanita yang minta ditato, wanita yang mencabuti bulu alis dan wanita yang minta agar bulu alisnya dicabuti, begitu juga dengan wanita yang merenggangkan giginya demi sebuah kecantikan. Mereka lah wanita-wanita yang mengubah ciptaan Allah" (HR Bukhari no 4604 dan Muslim no 5695)

Dosa tersebut tidak hanya didapatkan oleh tukang tato saja, tetapi juga orang yang di tato, karena itulah hindarilah yang namanya tato.

Mungkin karena hal ini pulalah sehingga banyak orang yang mempunyai jasa untuk membantu orang beribadah sangat takut ketika ada orang yang mempunyai tato ingin menjalankan ibadah, salah satunya adalah untuk pergi berhaji dan umrah ke tanah suci.

Benar adanya apabila tato sangat dimurkai oleh Allah SWT dan jangan sampai kita umat Islam menorehkannya kepada diri kita. Akan tetapi, bukan berarti orang yang hendak beribadah dan bertaubat tetap tak boleh melakukannya. Karena semua ridha hanya ada pada kekuasaan Allah SWT, dan kita sebagai manusia hanya bisa berharap rahmat dari-Nya saja. Siapa yang bisa mengelak kalau sudah Allah menentukan kehedaknya terhadap makhluk ciptaannya. Ia adalah Zat yang maha besar, maha pencipta dan penguasa seluruh alam semesta.

Kisah berikut ini mungkin salah satu bentuk kehendak Allah. Kisah Bob Sick, seorang pria yang tubuhnya dipenuhi tatto akhirnya bisa beribadah dan menginjakkan kaki di Masjidil Haram, Mekkah. Berikut kisahnya

Pria ini memiliki nama asli Bob Yudhita Agung dikenal sebagai seniman lukis asal Jogjakarta. Badannya penuh tato. Dia merelakan kulit tubuhnya dijadikan tempat praktik  para seniman tato belajaran.


Ulasan terkait : Kisah Kendar, Bocah SD yang Tak Hiraukan Kekurangan, Merawat Sendiri Ayahnya yang Lumpuh

Suatu ketika Bob Sick tiba-tiba ingin berangkat umrah mengunjungi Tanah Suci Mekkah dan berziarah ke makam Baginda Nabi Muhammad SAW. Namun niat suci dari Bob tidak berjalan sesuai rencana. Ketika dirinya mendaftar ke sebuah agen perjalanan umrah, dirinya langsung ditolak. Ada 9 agen perjalanan umroh yang telah menolak Bob Sick tanpa alasan yang jelas.

Akun Facebook Bang Gasruk menulis soal Bob :

Sebanyak 9 penyalur jemaah Haji menolaknya karena berbagai alasan tentang pandangan Agama terhadap tato. Sampai akhirnya agen ke-10 yang Ia datangi setuju dan akhirnya Bob Sick bisa menjalankan Ibadah Umroh di Tanah Suci Mekkah.

Ia mengaku hanya menyuruh seseorang untuk menguruskan, tapi katanya, 9 agen perjalanan menolak Bob. Ketika ditanya, apakah penolakan itu karena Bob penuh tato, Bob hanya menjawab : "Bisa jadi."
Tapi, disinilah justru kebesaran Tuhan terlihat. Bob akhirnya bisa berangkat setelah sebuah agen perjalanan menyetujui memberangkatkan Bob.

Dalam sebuah foto yang viral di sejumlah sosial media memperlihatkan ketika bob berada di Masjidil Haram dengan wajah penuh tatto sambil memakai Kafiyeh. Wallahu a'lam.

Sempat Menggerutu di Depan Ka'bah, Wanita Ini Akhirnya Mendapat Kisah Nyata Seperti Ini!


Kisah Nyata, Akibat Menggerutu di Depan Ka'bah Wanita Ini Menjadi Begini!

Melaksanakan rukun Islam yang ke lima merupakan cita-cita setiap umat Islam di seluruh penjuru dunia. Kenikmatan beribadah dan mengharap ridho Allah merupakan tujuan dari melaksanakan ibadah haji dan umroh. Setiap orang tentu mempunyai pengalaman dan kisah yang berbeda ketika sedang berada di Tanah Suci Makkah. Maka dari itu, kita sebai Muslim diwajibkan untuk menjaga diri dan adab ketika berada di tempat tersebut.

Artikel pilihan : Karena Ketika Dirimu Masuk Surga, Itu Bukan Karena Ibadahmu, Tapi Ridha Allah yang Mengizinkannya

Ini adalah tempat-tempat yang di muliakan Allah, dan menjadikan setiap amal perbuatan baik yang di lakukan di dalam dua kota suci tersebut akan di lipat gandakan, dan mendapat Pahala yang sangat besar. dan begitu juga menjadikan setiap perbuatan dosa dan maksiat yang di lakukan di dalam dua kota suci tersebut di lipat gandakan, Siksa'an bagi orang yang melakukan maksiat kepada Allah di dalam dua kota suci tersebut adalah sangat pedih, Barangsiapa yang memuliakan apa yang Allah muliakan maka Allah memuliakan nya.

Allah berfirman :

ومن يعظم شعائر الله فإنها من تقوى القلوب

Barangsiapa mengagungkan syi'ar-syi'ar Allah, maka sesungguhnya itu timbul dari ketaqwaan hati.


Seperti Hanifah (42) misalnya, wanita kelahiran Bandung yang pernah berangkat umroh di tahun 2010 ini mengaku bisa menunaikan ibadah umrah karena dibiayai anaknya.

Ia pun bercerita tentang pengalaman spiritual yang membuatnya tersadar hingga sekarang ini. Ketika umroh di hari keempat di Makkah, Hanifah bersama jamaah yang lain melaksanakan sholat subuh di Masjidil Haram. Karena aktifitas belanja di Tanah Suci setelah isya' malam tadi, ketika bangun tidur ia merasakan lelah yang luar biasa, berbeda seperti hari-hari sebelumnnya.

“Aku sempat menggerutu ketika shalat di depan Ka'bah, enggak khusyuk. Imamnya baca suratnya panjang panjang banget, aku lupa surah apa waktu itu yang dibaca. Aku gerutu dalam hati, ini imam kok gak tau diri banget sih! Enggak ngeliat makmum pada capek,” ungkapnya.

Hingga selesai sholat subuh, ia bersama rombongan hendak pulang ke hotel tempat dia menginap di Makkah, tapi anehnya, ia tidak menemukan jalan pulang. Hatinya semakin kesal dan dongkol.

“Jalan ke hotel kami lebih dekat ke pintu masuk utama, kami keliling-keliling terus enggak juga nemu jalan keluar,” tuturnya.

Ada salah seorang dari rombongannya berkata “Astagfirullah! Ini dosa apa ya Allah, sampai enggak bisa menemukan jalan pulang ke penginapan”.

Hanifah tiba-tiba nyeletuk “Mungkin ini dosa saya kali ya, tadi waktu sholat saya gerutu dan mencela imamnya.”

Satu rombongan beristighfar sampai ada nenek-nenek yang menangis karena terlalu kelelahan mencari jalan pulang menuju hotel. Mereka pun terus beristigfar memohon ampun pada Allah, hampir satu jam setelah ia dan rombongan beristighfar barulah mereka bisa menemukan jalan pulang.

“Kami dapat jalan pulang di arah Shafa Marwah, padahal sebelumnya sudah kami lewati berkali-kali jalan itu. entahlah memang harus jaga lisan ketika disana.”

Selain itu ia juga mendapatkan pengalaman yang penuh hikmah, selama disana banyak sekali orang yang memberikannya makanan. Sampai pernah dikejar-kejar oleh orang Arab yang hendak memberikannya makanan.


Artikel pilihan : Menunggu Malam Lailatul Qadar, Ternyata Ini Doa Rasulullah di 10 Malam Terakhir Ramadhan!

“Aku sempat takut tapi ketika ingat, mungkin ini balasan dari Allah. maaf bukan aku riya tapi aku memang sering memberikan makanan ke pedagang yang lewat depan rumahku, siapa aja suka aku panggil dan aku kasih makanan. Ya Alhamdulillah pas disana aku gak perlu beli makan bahkan oleh-oleh pun banyak yang kasih” ungkapnya.

Banyak hikmah yang ia rasakan setelah melaksanakan ibadah umroh, ia kini lebih berhati-hati menjaga ucapan dan menerima segala keadaan dengan penuh rasa syukur. ia mengatakan, sebelum berangkat ke Tanah Suci baiknya muhasabah diri dan banyak bertaubat serta berdoa agar dijaga hatinya oleh Allah agar khusyuk beribadah, karena jika Allah berkehendak semua mudah sekali terjadi.

Oleh karena itu, raihlah kesempatan untuk berbuat kebaikan palingkan dari hal-hal yang melenakan, Takutlah kepada Allah, Malulah kepada Allah dengan semalu-malunya, Murnikan Niatmu hanya Untuk Tuhan mu, berdoalah kepada nya di tempat-tempat yang suci, memintalah kepada Allah dan mendekatkan diri kepada Allah, menangislah di hadapan Allah subhanahu wa ta'ala.

Berlomba-lombalah dalam kebaikan, perbanyaklah membaca Al-qur'an dan berdzikir kepada Allah serta bershalawat ke atas Junjungan Rasulullah sahllallahu alaihi wa aalihi wa sahbihi wa sallam.

Bukannya Pembatal Atau Dilarang Saat Puasa, Tapi Ini Hukumnya Makruh. Hati-hati Dengan Nomor 2!

Ada dua macam puasa, yaitu puasa sunnah dan juga puasa wajib. Berbeda dengan puasa wajib (Puasa Ramadhan) yang harus dilakukan setiap umat muslim, puasa sunnah boleh kita tinggalkan seperti jenisnya yakni ‘sunnah’.



BACA JUGA:  Jika Dengar Adzan Maghrib Langsung Berbuka, Artinya Anda Termasuk Orang Ini...

Saat puasa ada hal-hal yang membuat puasa kita batal, seperti makan, minum atau yang lainnya. Ada pula yang membuat pahala puasa kita hilang, seperti berbohong. Ada juga perbuatan yang dibenci oleh Allah karena berbagai macam hal, seperti 5 perbuatan ini.

1. Puasa wishol (dua hari bersambung tanpa berbuka).

2. Melakukan hubungan mesra dengan istri tanpa bersetubuh, seperti mencium, meraba, dan lain lain, karena dikhwatirkan bisa mengeluarkan air mani yang bisa membatalkan puasa, dan dikhawatirkan jatuh dalam persetubuhan yang haram untuk dilakukan, yang bisa memberatkandalam hukuman.

3. Berlebih lebihan dalam melakukan hal yang mubah, seperti mencium wangi wangian disiang hari bulan Ramadhan.

4. Mencicipi makanan, karena dikhawatirkan bisa tertelan dan bisa tercampur ludah yang kemudian tertelan.

5. Berkumur dan istinsyaq (menghirup air dengan hidung) secara berlebihan, karena dikhwatirkan bisa tertelan yang mengakibatkan puasanya menjadi batal.

Oleh karena itu, lebih baik kita meninggalkan 5 perbuatan diatas, agar puasa kita lebih barokah dan diterima oleh Allah SWT.

Jika Dengar Adzan Maghrib Langsung Berbuka, Artinya Anda Termasuk Orang Ini...

Puasa Ramadhan adalah kewajiban bagi setiap muslim. Selain kita menahan lapar dari subuh hingga maghrib, siapa sangka jika berpuasa merupakan nikmat terbesar dari Allah SWT bagi umat-Nya. Terutama saat kita berbuka puasa.



BACA JUGA: Kisah Ngenes Remaja Jual Boneka Gara-gara Putus Dari Pacarnya, Sering Terjadi!

Ketika kita mendengar adzan maghrib, pasti kita akan segera membatalkan puasa kita. Rupanya hal itu sangatlah mulia, bahkan dalam kitab Riyadhus Shalihin yang ditulis oleh Imam Nawani mengatakan bahwa jika kita ingin mendapatkan ridha Allah SWT, maka hendaknya kita menyegerakan berbuka Puasa. Hal ini pula yang dicontohkan oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam.

“Selama kita mau mengikuti ajaran Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, kita akan selalu dalam kebaikan dan kebahagiaan,” tulis Imam Nawawi dalam kitabnya.

Jika terdengar adzan Maghrib, umat Muslim yang berPuasa hendaknya menyegerakan berbuka, karena hal tersebut sesuai dengan Hadits Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam yang bersumber dari Sahl bin Sa’ad RA. Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Kaum Muslimin akan selalu dalam kebaikan, selama mereka menyegerakan berbuka puasa,” Hadis riwayat Muttafaqun ‘alaih.

Menurut Imam Nawawi, makan sahur di waktu mendekati shubuh dan menyegerakan berbuka puasa adalah perilaku yang dicontohkan langsung oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam. Perilaku tersebut merupakan cara untuk kita terhindar dari ajaran puasa yang berlebihan.

Imam Nawawi kemudian mengutip hadis Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam yang bersumber dari Abu Hurairah yang berkata, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Allah Yang Maha Perkasa dan Maha Agung berfirman, HambaKu yang paling Aku sukai adalah yang paling cepat berbuka puasa.” (Hadis riwayat Muslim).

Diantara Tanda Orang Yg Meninggal Khusnul Khotimah Itu Salah Satunya Dari 10 Hal Ini No 1 Sepele Tapi Paling Susah

Agar tidak salah kaprah yang beranggapan bila meninggal di bulan ramadhan pasti khusnul khotimah, cek dulu 10 tanda ini apa sedang dikerjakan atau menjadi penyebab meninggalnya seseorang.



Khusnul khatimah atau akhir hidup yang baik adalah suatu kondisi dimana seorang mukmin diberi taufiq oleh Allah sebelum datangnya kematian untuk meninggalkan segala perbuatan yang mendatangkan murka Allah Azza wa Jalla, bersemangat melakukan ketaatan dan mengerjakan berbagai kebaikan kemudian dia menutup usianya dengan kebaikan.

Sebuah hadits Anas bin Malik yang diriwayatkan Imam Ahmad yang menunjukkan tentang khusnul khotimah pada seorang hamba, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda;

ذَا أَرَادَ اللَّهُ بِعَبْدٍ خَيْرًا اسْتَعْمَلَهُ قَالُوا وَكَيْفَ يَسْتَعْمِلُهُ قَالَ يُوَفِّقُهُ لِعَمَلٍ صَالِحٍ قَبْلَ مَوْتِهِ

“Apabila Allah menghendaki kebaikan kepada seseorang, maka Allah akan membuatnya beramal.” Para sahabat bertanya; “Bagaimana membuatnya beramal?” beliau menjawab: “Allah akan memberikan taufiq padanya untuk melaksanakan amal shalih sebelum dia meninggal.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi)

Mati dalam keadaan khusnul khotimah memiliki tanda-tanda. Diantara tanda-tanda itu ada yang hanya diketahui oleh orang yang akan meninggal, namun ada pula tanda-tanda itu bisa diketahui oleh semua orang.

Adapun tanda yang hanya diketahui oleh seseorang yang hendak meninggal adalah adanya ‘bisyarah’ atau kabar gembira dari Allah bahwa dia telah mendapat keridhaan Allah dan berhak mendapat kemuliaan dari-Nya sebagai bentuk keutamaan yang diberikan Allah kepadanya. Allah Subhanahu Wata’ala berfirman;

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّـهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنتُمْ تُوعَدُونَ

“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu.” (QS. Fushshilat:30).

Syeikh Abdurrahman As-Sa’dy dalam tafsirnya mengatakan; Ini adalah tanda pada seorang mukmin saat menghadapi sakarotul maut. Imam Ahmad juga meriwayatkan sebuah hadits dari Anas bin Malik Radhiyallohu ‘anhu, bahwa nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda;

مَنْ أَحَبَّ لِقَاءَ اللَّهِ أَحَبَّ اللَّهُ لِقَاءَهُ وَمَنْ كَرِهَ لِقَاءَ اللَّهِ كَرِهَ اللَّهُ لِقَاءَهُ قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ كُلُّنَا نَكْرَهُ الْمَوْتَ قَالَ لَيْسَ ذَاكَ كَرَاهِيَةَ الْمَوْتِ وَلَكِنَّ الْمُؤْمِنَ إِذَا حُضِرَ جَاءَهُ الْبَشِيرُ مِنْ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ بِمَا هُوَ صَائِرٌ إِلَيْهِ فَلَيْسَ شَيْءٌ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ أَنْ يَكُونَ قَدْ لَقِيَ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ فَأَحَبَّ اللَّهُ لِقَاءَهُ وَإِنَّ الْفَاجِرَ أَوْ الْكَافِرَ إِذَا حُضِرَ جَاءَهُ بِمَا هُوَ صَائِرٌ إِلَيْهِ مِنْ الشَّرِّ أَوْ مَا يَلْقَاهُ مِنْ الشَّرِّ فَكَرِهَ لِقَاءَ اللَّهِ وَكَرِهَ اللَّهُ لِقَاءَهُ

“Barangsiapa senang bertemu dengan Allah, maka Allah senang bertemu dengannya. Dan barangsiapa tidak senang bertemu dengan Allah, maka Allah tidak senang bertemu dengannya.” Para sahabat bertanya; “Wahai Rasulullah, kami semua tidak menyukai kematian?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Bukan itu yang aku maksud, namun seorang yang beriman apabila menghadapi sakaratul maut, maka seorang pemberi kabar gembira utusan Allah datang menghampirinya seraya menunjukkan tempat kembalinya, hingga tidak ada sesuatu yang lebih dia sukai kecuali bertemu dengan Allah. Lalu Allah pun suka bertemu dengannya. Adapun orang yang banyak berbuat dosa, atau orang kafir, apabila telah menghadapi sakaratul maut, maka datang seseorang dengan menunjukkan tempat kembalinya yang buruk, atau apa yang akan dijumpainya berupa keburukan. Maka itu membuatnya tidak suka bertemu Allah, hingga Allah pun tidak suka bertemu dengannya.” (HR. Ahmad)

Ada beberapa khusnul khotimah yang dirinci oleh para ulama berdasar dalil-dalil dari Al-Qur’an dan As-Sunnah. Diantaranya seperti yang dikutip dari hidayatullah.com;

1. Seseorang yang mengucap kalimat ‘Laa ilaaha illallah‘, berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam;
مَنْ كَانَ آخِرُ كَلامِهِ لا إِلَهَ إِلا اللَّهُ دَخَلَ الْجَنَّةَ

“Barangsiapa yang akhir perkataannya adalah ‘Laa ilaaha illallooh’ maka dia akan masuk Surga.” (HR. Abu Dawud)

2. Meninggal dengan keringat di dahi, berdasar hadits Ibnu Buraidah bin Hashib sebagai berikut ;
عَنِ ابْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ أَبِيهِ أَنَّه

كَانَ بِخُرَاسَانَ فَعَادَ أَخًا لَهُ وَهُوَ مَرِيضٌ فَوَجَدَهُ بِالْمَوْتِ وَإِذَا هُوَ يَعْرَقُ جَبِينُهُ فَقَالَ اللَّهُ أَكْبَرُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَوْتُ الْمُؤْمِنِ بِعَرَقِ الْجَبِينِ

“Dari Ibnu Buraidah dari ayahnya bahwa ia berada di Khurasan, ia menjenguk saudaranya yang sakit, ia menemuinya tengah sekarat dan dahinya berkeringat, ia berkata: Allaahu Akbar, aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Orang mu`min meninggal dunia dengan (mengeluarkan) keringat didahinya.” (HR. Ahmad)

3. Mati pada malam Jum’at atau di siang hari Jum’at, berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam;
مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَمُوتُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ أَوْ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ إِلَّا وَقَاهُ اللَّهُ فِتْنَةَ الْقَبْرِ

“Tidaklah seorang muslim meninggal dunia di hari Jum’at atau pada malam Jum’at kecuali Allah akan menjaganya dari fitnah kubur.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi)

4. Orang yang meninggal karena tho’un (penyakit wabah atau sampar). Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam bersabda;
الطَّاعُوْن ُشهَاَدَةٌ لِكُلِّ مُسْلِمٍ

“Mati karena penyakit sampar adalah syahid bagi setiap muslim.” (HR. Bukhari)

5. Orang yang meninggal karena sakit perut, atau penyakit yang berhubungan dengan perut seperti; maag, kanker, usus buntu, kolera, disentri, bat ginjal dan lain sebagainya.
وَمَنْ مَاتَ فِي الْبَطْنِ فَهُوَ شَهِيْدٌ

“Barangsiapa yang mati karena sakit perut maka dia adalah syahid.” (HR. Muslim)


Amal Sholeh, Cara Cerdas Raih Khusnul Khotimah

6. Orang yang meninggal karena tenggelam, karena kejatuhan bangunan atau tebing. Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam bersabda;
الشُّهَدَاءُ خَمْسَةٌ الْمَطْعُونُ وَالْمَبْطُونُ وَالْغَرِقُ وَصَاحِبُ الْهَدْمِ وَالشَّهِيدُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ

“Orang yang mati syahid itu ada lima; orang yang meninggal karena penyakit tha’un, sakit perut, tenggelam, orang yang kejatuhan (bangunan  atau tebing) dan meninggal di jalan Allah.” (HR. Bukhari)

7. Orang yang meninggal dalam suatu urusan di jalan Allah (Sabilillah) . Seperti seseorang yang meninggal dalam perjalanan dakwah atau meninggal sewaktu mengajar ilmu agama atau ketika melakukan amal kebajikan kepada sesama yang diniatkan ikhlas karena Allah, sebagaimana dijelaskan dalam hadits riwayat Bukhari diatas. Fisabilillah adalah berjuang di jalan Allah juga dalam pengertian luas sesuai dengan yang ditetapkan oleh para ulama.

8. Seorang wanita yang meninggal karena melahirkan anaknya. Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam bersabda;
قَتْلُ الْمُسْلِمِ شَهَادَةٌ وَالطَّاعُونُ شَهَادَةٌ وَالْبَطْنُ وَالْغَرَقُ وَالْمَرْأَةُ يَقْتُلُهَا وَلَدُهَا جَمْعَاءَ

“Terbunuhnya seorang muslim terhitung syahid, kematian karena wabah thaun terhitung syahid, kematian karena sakit perut terhitung syahid, kematian karena tenggelam terhitung syahid dan seorang wanita yang mati karena melahirkan anaknya terhitung syahid.” (HR. Ahmad)

9. Seseorang yang terbunuh karena mempertahankan hartanya atau kehormatannya. Abu Hurairah RA meriwayatkan;
جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ : يَا رَسُولَ اللَّهِ  ” أَرَأَيْتَ إِنْ جَاءَ رَجُلٌ يُرِيدُ أَخْذَ مَالِي قَالَ : فَلَا تُعْطِهِ مَالَكَ  قَالَ : أَرَأَيْتَ إِنْ قَاتَلَنِي  قَالَ : قَاتِلْهُ  قَالَ : أَرَأَيْتَ إِنْ قَتَلَنِي قَالَ : فَأَنْتَ شَهِيدٌ  قَالَ : أَرَأَيْتَ إِنْ قَتَلْتُهُ  قَالَ : هُوَ فِي النَّارِ “

Datang seorang laki-laki kepada Rasulullah Shallallohu ‘alaihi wasallam dan bertanya; “Wahai Rasulullah, bagaimana kalau ada seseorang yang hendak mengambil hartaku?” Beliau bersabda, “Jangan engkau berikan hartamu!” Bagaimana kalau ia melawanku?” Beliau bersabda; “Lawanlah dia!”, “Bagaimana kalau dia membunuhku?” Beliau bersabda; “Engkau syahid”, “Bagaimana kalau aku yang membunuhnya?” Beliau bersabda; “Dia di neraka!.” (HR. Muslim)

مَنْ قُتِلَ دُونَ مَالِهِ فَهُوَ شَهِيدٌ وَمَنْ قُتِلَ دُونَ دِينِهِ فَهُوَ شَهِيدٌ  وَمَنْ قُتِلَ دُونَ دَمِهِ فَهُوَ شَهِيدٌ وَمَنْ قُتِلَ دُونَ أَهْلِهِ فَهُوَ شَهِيدٌ

“Barangsiapa yang terbunuh karena mempertahankan hartanya maka dia syahid, barangsiapa yang terbunuh karena memeprtahankan agamanya maka dia syahid, barangsiapa yang terbunuh karena mempertahankan nyawanya maka dia syahid dan barangsiapa yang terbunuh karena memeprtahankan keluarganya maka dia syahid.” (HR. Tirmidzi)

10. Orang yang meninggal dalam keadaan mengerjakan kebaikan atau amal sholeh. Seperti seseorang yang meninggal dalam keadaan sholat, melaksanakan ibadah haji, bersilaturahmi dan sebagainya. Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda;
مَنْ قَالَ : لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ ابتِغَاءَ وَجْهِ اللَّهِ ، خُتِمَ لَهُ بهَا دَخَلَ الْجَنَّةَ ، وَمَنْ صَامَ يَوْمًا ابتِغَاءَ وَجْهِ اللَّهِ خُتِمَ لَهُ بهَا ، دَخَلَ الْجَنَّةَ ، وَمَنْ تَصَدَّقَ بصَدَقَةٍ ابتِغَاءَ وَجْهِ اللَّهِ خُتِمَ لَهُ بهَا ، دَخَلَ الْجَنَّةَ “

“Barangsiapa yang meninggal ketika mengucap ‘Laa ilaaha illallah’ ikhlas karena maka dia masuk Surga, barangsiapa yang berpuasa pada suatu hari kemudian meninggal maka dia masuk Surga, dan barangsiapa yang bersedekah ikhlas karena Allah kemudian dia meninggal maka dia masuk Surga.”

Itulah diantara tanda-tanda seserang meninggal dalam keadaan khusnul khotimah, semoga apa yang sedang kita kerjakan dan apa yang sedang kita upayakan menjadi jalan kita untuk mendapat ridho allah di surganya kelak, amin.

Menunggu Malam Lailatul Qadar, Ternyata Ini Doa Rasulullah di 10 Malam Terakhir Ramadhan!


Ternyata ada doa yang dipanjatkan Rasulullah SAW ketika 10 hari terakhir di bulan Ramadhan. Apa doanya?

Saudaraku, pada sepertiga terakhir dari bulan yang penuh berkah ini terdapat malam Lailatul Qadar, suatu malam yang dimuliakan oleh Allah melebihi malam-malam lainnya. Di antara kemuliaan malam tersebut adalah Allah mensifatinya dengan malam yang penuh keberkahan. Allah Ta’ala berfirman,

Ulasan terkait : Karena Ketika Dirimu Masuk Surga, Itu Bukan Karena Ibadahmu, Tapi Ridha Allah yang Mengizinkannya

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ (3) فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ (4)

“Sesungguhnya Kami menurunkannya (Al Qur’an) pada suatu malam yang diberkahi. dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah.” (QS. Ad Dukhan [44] : 3-4). Malam yang diberkahi dalam ayat ini adalah malam lailatul qadar sebagaimana ditafsirkan pada surat Al Qadar. Allah Ta’ala berfirman,

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ (1)

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan.” (QS. Al Qadar [97] : 1)

Keberkahan dan kemuliaan yang dimaksud disebutkan dalam ayat selanjutnya,

لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ (3) تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ (4) سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ (5)

“Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS. Al Qadar [97] : 3-5)

Maka dari itulah seluruh keutamaan di bulan suci Ramadhan adalah hadirnya Lailatul Qadar. Di malam yang lebih baik dari pada 1000 bulan itu selalu menjadi dambaan setiap Muslim. Faktanya, tak ada manusia yang mengetahui tentang tepatnya kapan malam Lailatul Qadar. Namun banyak sumber yang mengatakan bahwa saat Lailatul Qadar terjadi pada 10 hari terakhir du bulan Ramadhan.

Terdapat doa yang pernah Rasulullah saat datangnya malam Lailatul Qadar. Inilah doa Rasulullah saat Lailatul Qadar berdasarkan riwayat hadits berikut ini.

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata, “Aku pernah bertanya pada Rasulullah ﷺ, yaitu jika saja ada suatu hari yang aku tahu bahwa malam tersebut adalah lailatul qadar, lantas apa do’a yang mesti kuucapkan?” Jawab Rasul ﷺ, “Berdo’alah: Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu’anni (Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan Engkau mencintai orang yang meminta maaf, karenanya maafkanlah aku).” (HR. Tirmidzi).


Ulasan terkait : "Karena Ibuku Tak Sempurna, dan Aku yang Mencintainya, Maka Izinkan Aku untuk Membahagiakannya"

Maksud dari “innaka ‘afuwwun” adalah yang banyak memberi maaf. Demikian kata penulis kitab Tuhfatul Ahwadzi.

Para ulama menyimpulkan dari hadits di atas tentang anjuran memperbanyak do’a “Allahumma innaka ‘afuwwun …” pada malam yang diharap terdapat lailatul qadar. Do’a di atas begitu jaami’ (komplit dan syarat makna) walau terlihat singkat. Do’a tersebut mengandung ketundukan hamba pada Allah dan pernyataan bahwa dia tidak bisa luput dari dosa. Namun sekali lagi meminta ampunan seperti ini tidaklah terbatas pada bulan Ramadhan saja.

Al Baihaqi rahimahullah berkata, “Meminta maaf atas kesalahan dianjurkan setiap waktu dan tidak khusus di malam lailatul qadar saja.” (Fadho-ilul Awqot).

Berdasarkan hadits dan penjelasan tersebut mengungkapkan bahwa hendaknya seorang hamba memperbanyak istighfar dan taubatnya di setiap waktu, terlebih di sepuluh hari bulan Ramadhan.

Karena Ketika Dirimu Masuk Surga, Itu Bukan Karena Ibadahmu, Tapi Ridha Allah yang Mengizinkannya


"Saya sudah rajin shalat, pasti masuk surga bukan?" Percayalah bahwa meskipun shalatmu tak pernah putus. Jikalau Allah SWT tak memberikan rahmat-Nya. Bagaimana nasibnya shalat itu?

Saudaraku sekalian, masuk syurga sebenarnya adalah dengan rahmat Allah. Sesungguhnya seorang manusia dapat masuk syurga yaitu semata-mata dengan rahmat Allah.

Artikel pilihan : "Karena Ibuku Tak Sempurna, dan Aku yang Mencintainya, Maka Izinkan Aku untuk Membahagiakannya"

Kita esok ingin masuk syurga, karena rahmat Allah kepada kita, kerana kasihan Allah kepada kita, bukan karena amalan kita. Manusia esok jikalau ingin masuk syurga, bukan karena amalan dia, bukan karena dia rajin shalat sunnah, bukan karena dia rajin puasa sunnah, bukan karena dia rajin pergi umrah, bukan karena dia pergi menunaikan haji sebanyak 3 kali, bukan karena dia banyak sedekah.

Tetapi dia dapat masuk syurga karena rahmat Allah. Karena Allah kasihan kepada kita. Allah mau kasihan kepada kita, Allah akan melihat amalan yang telah kita buat. Perlu diingat saudaraku sekalian, amalan yang kita buat, tidak semestinya menjadi patokan kita akan masuk ke dalam syurga Allah.

Maka tidaklah boleh kita mengatakan bahwa manusia dapat masuk syurga semata-mata hanya karena ibadah yang telah kita perbuat selama ini saja. Misalnya saja " Gimana aku nanti nggak masuk surga kalau shalatku tak pernah absen".

Sungguhlah tidak boleh berkata seperti itu, sebab, masuk syurga bukan karena sembahyang tersebut, tetapi karena, rahmat daripada Allah. Maka i’tikad (keyakinan dan kepercayaan) yang demikian itu adalah i’tikad yang tidak sebenarnya.

Siapa yang berkata bahwa dia berbuat amal, maka dia boleh masuk syurga, itu i’tikad yang tidak betul. Dia masuk syurga, karena rahmat Allah, karena Allah kasihan kepada kita.

Karena adalah kita manusia, hamba Allah. Takkanlah hambanya, maka tetaplah duduk di bawah naungan limpah rahmat-Nya. Kita sebagai hamba, mengharapkan belas kasihan tuan. Sebagai hamba, kita harap Allah kasihan kepada kita. Hanya itu saja.

Dan sekiranya seseorang yang mengerjakan apa yang disuruhnya itu, maka dimasukkan ia kedalam neraka, maka tidak boleh seseorang itu berkata, mengapa? Kalau seseorang itu sembahyang, tiba-tiba dia masuk neraka, dia tidak boleh kata pada Allah,

“Mengapa saya bisa masuk neraka, padahal saya rajin shalat?” Saudaraku sekalian perlu ingat, dalam Al-Quran Allah Taala ada berfirman:

فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّينَ

“Maka celakalah orang yang shalat” (QS. Al-Maun : 4)


Artikel pilihan : TES: Apakah Istri Anda Sudah Bahagia? Penting Dibaca! Ikuti Cara Ini untuk Mengetahuinya

Orang yang sembahyang yang seperti apa? Ayat yang seterusnya sudah menceritakan sebab-sebab kenapa orang-orang yang sembahyang, tiba-tiba ALLAH Taala letakkan dia kedalam neraka.

Maknanya, ada orang yang sembahyang, tapi tetap saja bisa masuk neraka. Karena memang sembahyang yang dia buat itu tidak menepati sembahyang yang dikehendaki oleh Allah. Maknanya, amal ibadah yang kita buat, belum menjamin tempat kita dalam syurga. Amal ibadah yang kita buat ini hanya dijadikan sebab musabab untuk Allah memberi rahmat kepada kita. Rahmat Allah menempatkan kita kedalam syurga Allah.

Karena hambanya, dan miliknya, maka ikut suka tuannya. Oleh kerana kita hamba Allah, ikut suka Allah, Dia teringin berbuat apa kepada kita, kita tidak boleh mengumpat tindakan Allah.

Allah sudah berjanji, siapa yang berbuat baik, maka dia akan balas baik. Dan Allah tidak mungkin mengingkari janji. Mana-mana orang yang berbuat baik, Allah akan bagi balasan baik kepada kita. Itulah janji Allah Ta’ala kepada semua hamba-Nya. Wallahu a'lam.

"Karena Ibuku Tak Sempurna, dan Aku yang Mencintainya, Maka Izinkan Aku untuk Membahagiakannya"


Ketika ada pertanyaan “Maukah membahagiakan orangtua?” apa jawaban kita? Ya? Tidak? atau pikir-pikir dulu?

Membahagiakan orangtua sudah menjadi impian semua orang. Jadi, pertanyaannya bukan lagi “Maukah membahagiakan  orangtua?” tapi “Bagaimana cara membahagiakan orangtua?”.

Ulasan terkait : TES: Apakah Istri Anda Sudah Bahagia? Penting Dibaca! Ikuti Cara Ini untuk Mengetahuinya

“Tuhan, aku mencintai ibuku, maka bila aku memang boleh menyayangi dan membahagiakannya, berilah aku kemampuan untuk menyayangi dan membahagiakannya. Bila kecukupan harta bisa membantuku membahagiakannya, sesungguhnya bukan harta yang kuminta. Tetapi, bila cara itu memang bekerja, apa boleh buat, kenapa tidak jika memang harus menjadi orang yang kaya raya?

Tak ada yang mustahil bagi-Mu. Sungguh, sebenarnya bukan kekayaan yang kuinginkan, tetapi bila itu bisa menjadi sebab bagi terwujudnya sesuatu yang kuharapkan, dan Kau mengizinkannya, aku sesungguhnya hanyalah manusia biasa yang tak akan sanggup menolak apapun kehendak-Mu.” (Fahd Pahdepie dalam Rumah Tangga hlm. 113)

Lantas, bagaimana kabar ibumu? Apakah ia baik-baik saja sekarang? Masih sehat kah ia? Masih dapatkah kamu melihat senyumannya dan mencium tangannya? Selama kamu masih bisa menatap matanya, berusahalah untuk membahagiakannya.

Atau mungkin ia sudah berpulang? Melanjutkan perjalanan dengan kembali ke pangkuan-Nya? Meski saat ini hanya doa yang bisa menghubungkanmu dengan wanita yang paling berjasa dalam hidupmu, yakinlah ia akan ikut tersenyum saat melihatmu tersenyum.

Mungkin ibu kita bukan yang paling sempurna. Ia mungkin pernah berbuat kesalahan. Atau mungkin ia pernah melakukan sesuatu yang membuatmu malu. Bisa juga dia pernah jadi orang yang tak pernah mengerti dirimu. Tapi di salah satu sudut hati kita yang terdalam, pastilah kita ingin membahagiakannya meski hanya sekali dalam hidup.

“My mother was the most beautiful woman I ever saw. All I am I owe to my mother. I attribute my success in life to the moral, intellectual and physical education I received from her.” ― George Washington


Ulasan terkait : Inilah Surat Untukmu, yang Kelak Akan Menyampaikan Janji Kepada Ayahku

Setiap larik doanya selalu bisa menguatkan dirimu. Saat ada masalah atau mengalami problematika berat dalam hidup, kadang tanpa kamu sadari kamu merasa kuat dan bisa menghadapi segalanya dengan mudah. Mungkin itu juga berkat doa-doa ibumu. Dalam diamnya, dalam sunyinya malam, bisa saja ia diam-diam menghembuskan doa-doa terindah untuk membuatmu selalu selamat dan aman di mana pun kamu berada.

Semoga kita di sisa usia kita bisa selalu membahagiakan ibu kita, ya. Mungkin kita bukan anak yang terbaik untuk ibu. Atau mungkin kita menjadi seseorang yang jauh dari harapan ibu kita sendiri. Tapi kita selalu bisa dan punya pilihan untuk membuat ia tersenyum setidaknya sekali dalam hidup, kan?

Membahagiakan mereka dengan do’a selepas sholat fardu, disela-sela sholat malam kita, disela-sela kesibukan pekerjaan dan bisnis kita. Jangan lupa bersikap baik pada mereka, merendahkan suara ketika berbicara dengan mereka. Apapun yang membuat mereka nyaman, bantu pekerjaan mereka semampu kita. Ringankan beban mereka.

Bagaimana definisi membahagiakan orang tua khususnya seorang ibu menurutmu?.

TES: Apakah Istri Anda Sudah Bahagia? Penting Dibaca! Ikuti Cara Ini untuk Mengetahuinya


Istri saya mungkin sudah cukup bahagia toh sudah saya beri uang bulanan dan uang belanja cukup. Lantas, apa benar memang sudah bahagia?

Berumah tangga, ibarat menumpang kapal di samudera luas. Terkadang tenang tanpa gelombang, sesekali berguncang diterjang ombak dan badai. Agar kehidupan sebuah keluarga langgeng, maka suami dan istri harus berperilaku sesuai adab Islami dalam perkawinan. Para suami sangat perlu memastikan kebahagiaan istrinya, sebab istri yang bahagia adalah awal bagi keharmonisan rumah tangga.

Artikel pilihan : Ini Dampak Mengerikan Jika Ibu Selalu Memarahi Anak, Awas Bisa Jadi Begini!

Anak-anak pun akan merasakan dampaknya, ketika kedua orangtuanya bahagia, dengan sendirinya anak-anak akan tumbuh dan berkembang dalam situasi keluarga yang penuh kehangatan. Mengingat betapa pentingnya istri yang bahagia, berikut adalah 10 tanda yang perlu dipahami oleh para suami untuk mengetahui apakah istri-istri mereka sedang bahagia atau tidak? Yuk, coba dites apakah istri Anda sudah cukup bahagia dalam rumah tangganya?


Perhatikan kegiatan sehari-hari istri Anda dari mulai bangun pagi hingga akan beranjak tidur. Istri yang bahagia biasanya akan penuh dengan semangat. Istri Anda juga akan jarang 'merepotkan' Anda, tapi ia akan berusaha untuk bisa mandiri dan memastikan semua kebutuhan keluarga terpenuhi.


Logikanya ketika seseorang sedang bahagia mustahil ia akan marah-marah tanpa ada alasan yang jelas. Istri yang bahagia akan mampu mengendalikan emosinya, ia sadar bahwa kemarahan tidak akan pernah bisa menyelesaikan masalah, tapi justru akan semakin memperkeruhnya.


Kondisi kejiwaan seseorang umumnya dipengaruhi oleh berbagai masalah yang terjadi dalam hidupnya. Oleh karena itu, ketika seorang istri sedang bahagia dengan sendirinya stres akan pergi menjauh.


Istri yang bahagia umumnya akan sangat peduli dengan penampilan dan kondisi kesehatan tubuhnya. Untuk itu, ia akan menjaga dengan sebaik mungkin dengan cara mengonsumsi makanan sehat, olahraga dan istirahat yang cukup.


Perhatikan bagaimana cara istri Anda tersenyum ketika Anda goda, sebab senyuman yang ceria dan tulus tidak akan pernah bisa dilakukan oleh seseorang yang suasana hatinya sedang tidak bahagia.


Gairah seksual seseorang sangat dipengaruhi oleh suasana hatinya. Maka dari itu, ketika seorang istri sedang bahagia dengan sendirinya gairah seksualnya akan tetap terjaga.


Perhatikan bagaimana cara istri Anda mengurus rumah tangga atau ketika ia sedang bertemu dengan orang lain. Istri yang bahagia umumnya akan sangat perhatian dan tidak mengalami kesulitan ketika berinteraksi dengan orang lain.

Artikel pilihan : Daripada Ragu, Ternyata Ini 5 Tanda yang Nyata Jika Dia Siap Mempersuntingmu!


Ketika kebutuhan lahir maupun batin istri tercukupi pasti ia akan merasa sangat bahagia dan nyaman. Oleh karena itu, ketika melihat ada orang lain sedang mengalami kesulitan, maka dengan sendirinya rasa iba dan keinginan untuk membantu akan muncul dari dalam hatinya.


Istri yang bahagia akan sangat peduli dengan penampilannya, baginya penampilan yang selalu terjaga adalah bentuk untuk menghargai diri sendiri, keluarga, terlebih menghargai suaminya.


Terakhir, istri yang bahagia akan penuh dengan ucapan syukur. Mungkin baginya keadaan ekonomi bukanlah satu-satunya faktor pendukung kebahagiaan, tetapi melihat suami yang setia, anak-anak tumbuh sehat dan penurut, rumah tangga bahagia, dan sebagainya. Baginya itu sudah lebih dari cukup untuk membuatnya bahagia

Bagaimana menurutmu?


Pesepakbola Muslim Ini Wafat, Merinding Karena Pesan Terakhirnya Lebih Memilih Sukses di Surga!


Wafatnya pemain Muslim Timnas Pantai Gading, Cheick Tiote meninggalkan banyak kenangan yang membuat merinding.

Setelah kabar duka datang dari tanah air kita, yakni salah seorang public figure yang banyak malang melintang di layar kaca harus menghembuskan nafas terakhirnya karena telah berjuang melawan penyakitnya, namun Allah SWT berkehendak lain. Sama halnya dengan berita satu ini yang juga cukup menyayat hati datang dari dunia sepak bola dunia.

Ulasan terkait : Minta Antar Pulang Ustadz Zacky Mirza, Ruben Onsu: "Dia Mau Pulang Eh Enggak Taunya Pulang ke Tempat Lain"

Meninggalnya pemain Timnas Pantai Gading, Cheick Tiote (30) saat latihan, Senin (6/6/2017), meninggalkan banyak kenangan yang membuat merinding. Mantan pemain Newcastle United yang kini memperkuat klub China, Beijing Enterprises ini, seolah sudah mengetahui bahwa ajalnya akan tiba. Beberapa jam sebelum meninggal, dia sempat chatting dengan temannya lewat whatsApp.

Dan, isi chattingnya sungguh mengharukan dan menggambarkan betapa dia lebih suka sukses di surga daripada di dunia. Dalam chating itu, temannya Yusuf Abubakar Tumi yang mendoakan agar dia sukses. Namun, Tiote mengatakan, "Semoga Allah membuat kita lebih besar (sukses) di surga."

Dia juga menegaskan, "Insyaallah, karena dunia akan berakhir saudaraku dan surga tak akan pernah berakhir."

Berikut terjemahan chatting Tiote bersama sahabatnya beberapa jam sebelum meninggal dunia.

Tiote: Boss

Yusuf Abubakar Tumi (YAT): Apa kabar

Tiote: Baik saudaraku bagaimana dengan kamu.

YAT: Masya Allah. Bro, kamu butuh mendapat beberapa jam tangan (imaje jam tangan) dariku.

Tiote: Hahahaha. Ahahah. Kamu sang bos. Kamu harus memberinya gratis.

Tiote: Kamu terlalu besar, bro. Aku tahu.

YAT: Insya Allah. Tapi kamu yang terbesar. Hahah. Bro.

Tiote: Alhamdulillah saudara.

YAT: Semoga Allah membuat kita lebih besar. Bro.

Tiote: Semoga Allah membuat kita lebih besar di surga, bukan di dunia.

YAT: Amin ya Allah.

Tiote: Insya Allah karena dunia akan berakhir bro, surga tak akan berakhir.

Kolaps saat latihan


Cheick Tiote merupakan pemain yang cukup populer, karena pernah jadi pemain yang disegani di Liga Inggris. Ia pernah bermain untuk Newcastle United. Tiote, yang kini bermain di China, meninggal dengan cara tragis. Ia ambruk saat berlatih bersama timnya. Tiote sendiri dikenal sebagai Muslim taat.

Ia diyakini tetap menjalankan ibadah puasa saat berlatih. Sehingga, dia meninggal dalam keadaan menjalankan ibadah penting. Dilansir Daily Mail, Tiote dilarikan ke rumah sakit pukul 18.00 waktu setempat. Ia kemudian dinyatakan meninggal pukul 19.00. Agen Tiote, Emanuele Palladino, yang menyatakan kematian Tiote.


Ulasan terkait : Sangat Menyentuh, Wajah Jupe Tersenyum Saat Terakhir, Seakan Ikhlas Meninggalkan Semua

"Benar bahwa Cheick Tiote meninggal setelah ambruk saat berlatih dengan klubnya, Beijing Enterprises," kata palladino.

"Kami belum bis amemberikan info apapun, kamu berharap semua menghormati privasi keluarganya di masa sulit ini," ujar Palladino lagi.

Sementara itu, juru bicara tim Beijing Enterprises menyatakan, Tiote jatuh tak sadarkan diri saat berlatih. Dia secepatnya dibawa ke rumah sakit tapi nyawanya tak tertolong. Klub Newcastle United di Inggris menyatakan duka cita mendalam atas kabar ini. Pelatih Newcastle, Rafael Benitez, menyebut Tiote sebagai pemain tangguh yang akan diingat seluruh tim.

"Aku mengingat dia sebagai pemain profesional, berdedikasi, dan seorang pria tangguh," kata Benitez.

Sementara, mantan rekan setim Tiote di Newcastle, Demba Ba, juga sangat terpukul dengan kematian Tiote.

"Semoga Allah mengangkatmu ke surga, saudaraku," doa Demba Ba, yang juga seorang muslim.

Minta Antar Pulang Ustadz Zacky Mirza, Ruben Onsu: "Dia Mau Pulang Eh Enggak Taunya Pulang ke Tempat Lain"


"Jadi sebenernya tuh saya sudah 2 kali mimpiin Jupe" Ujar Uztadz Zacky Mirza. Ada apa gerangan sebenarnya?

Kepergian aktris cantik Julia Perez pada Sabtu (10/6/2017) lalu di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, akibat kanker serviks stadium empat yang dideritanya rupanya masih menyisakan duka yang mendalam bagi sanak keluarga dan sahabat terdekatnya.

Artikel pilihan : Sangat Menyentuh, Wajah Jupe Tersenyum Saat Terakhir, Seakan Ikhlas Meninggalkan Semua

Ada pemandangan menarik saat jenazah Jupe digotong ke pemakaman, tampak ustadz Zacky Mirza ikut mengangkat keranda. Usai pemakaman Zacky Mirza pun mengungkapkan sesuatu yang mengejutkan. Menurutnya hal itu dilakukan untuk memenuhi janji kepada almarhumah.

"Mak Jupe ngomong, Ustad, kalau ane pulang temanin dong. Masa Olga ditemani, ane kagak?" cerita Zacky Mirza.

Menurut Ustaz Zacky, dirinya sempat bertanya balik pada Jupe saat itu. "Temenin kemane?" tanya sang Ustaz. Lanjut Ustaz Zacky menceritakan bahwa Jupe mengatakan saat meninggalnya Olga sang ustaz menemaninya, makanya Jupe minta ditemani juga.

Ucapan Jupe pun langsung ditepis sang ustaz, "Wah udah ngaco nih ngomongnya, ngga ah masih panjang umur Insya Allah sehat ngga ada apa-apa," kenang Ustaz Zacky.

Ia pun mengartikan percakapan yang menurutnya ngalor-ngidul tak jelas itu sebagai sebuah keinginan Jupe, sehingga ia tepati dengan mengantarkan jenazah ke tempat persemayaman terakhirnya.

"Berarti dia kan udah mesen tuh, mungkin bahasanya tu kalau saya pulang temenin, tar kalau saya meninggal ustaz temenin saya, anterin saya," ucapnya.

Percakapan sang ustaz dengan Jupe tak hanya terjadi sekali itu saja, sebelumnya banyak cerita antara keduanya. Bahkan di mata Ustaz Zacky Mirza, Jupe adalah orang yang santai dan tidak jaim. Dirinya senang mengobrol bersama Jupe. Saat Sakit pun, lanjutnya, Jupe masih saja bercanda soal cowok ganteng. Ustaz Zacky juga penah menghebohkan karena mimpinya soal Jupe.

"Jadi sebenernya tuh saya udah 2 kali mimpiin Jupe, ucapnya saat menjenguk, Senin (20/3/2017) sore.

Di mimpi yang pertama itu saya lihat Jupe, terus di depannya ada orang. Tapi mereka cuman saling tatap-tatapan doang. Saya bilang apa ini ya maksudnya?...," jawab Ustaz Zacky Mirza sambil mengernyitkan dahinya.

Kemudian mimpi yang kedua, "Kebetulan saya juga abis pulang umroh, terus kebetulan abis ketemu langsung sama Imam Masjidil haram. Bahkan saya dikasih tasbeh sama parfum."

"Terus saya kayak ngelihat Imam samperin saya dan bilang udah kasih buat Jupe?" katanya sempat bingung tapi merinding.

Itulah kenangan sang ustaz bersama sosok Julia Perez. Hal ini juga dirasakan oleh sahabat Jupe, Ruben Onsu. Bagaimana tidak, pria yang akrab disapa Bensu itu adalah salah satu sahabat Jupe yang kerap menjenguknya saat terbaring lemah di RSCM. Tak heran jika Bensu melepas kepergian sahabatnya dengan isak tangis.


Artikel pilihan : Adik Jupe : "Hati Kami Hancur, Kalau Kata Mas Anang, Separuh Jiwaku Pergi"

Suami aktris cantik Sarwendah itu seolah tak percaya jika Jupe telah menghembuskan napas terakhirnya setelah selama empat bulan terakhir ini berjuang melawan sel kanker yang menggerogoti tubuhnya. Sementara  itu, Bensu juga tak menyangka jika perjuangan Jupe untuk melawan kanker serviks yang dideritanya berujung pada kematian. Pasalnya, selama menjalani perawatan intensif di RSCM, Jupe tak pernah sedikitpun menunjukkan sakitnya kepada semua orang yang datang menjenguknya.

Lebih lanjut, sejatinya Ruben Onsu tengah mengurusi proses kepulangan Jupe dari rumah sakit menuju kediaman pribadinya. “Sebenernya lagi ngurusi proses dia mau pulang eh enggak taunya dia pulang ke tempat lain,” tandasnya.

Selamat jalan kak Julia, semoga Allah SWT memberikan tempat yang terbaik, dimana disitulah rumah yang sesungguhnya. Indah dan penuh dengan kebahagiaan yang abadi tentunya.

Sangat Menyentuh, Wajah Jupe Tersenyum Saat Terakhir, Seakan Ikhlas Meninggalkan Semua


Wajah Julia Perez tersenyum setelah dimandikan? Inilah penampakan terakhir wajah Julia Perez yang tersenyum manis dibalut kain kafan.

Kematian artis Julia Perez (Jupe) memang membuat duka dunia hiburan dan para pemirsanya. Banyak yang penasaran seperti apakah penampakan dari wajah penyanyi dan pesinetron terkenal tersebut setelah menghembuskan nafas terakhirnya.

Nampak suasana duka penuh isak tangis terjadi saat jenazah Julia Perez baru selesai dimandikan. Dari beberapa sumber yang telah didapat, usai dimandikan, sejumlah keluarga serta para pelayat telah menunggu mendoakan dan melihat wajah Jupe untuk terakhir kalinya. Usai dimandikan, jenazah Jupe kemudian tutup dengan kain putih dan hanya memperlihatkan wajahnya kepada para pelayat di rumah duka di kawasan Rafless Hill, Cibubur, Jakarta Timur (10/6/2017).

Also read : Adik Jupe : "Hati Kami Hancur, Kalau Kata Mas Anang, Separuh Jiwaku Pergi"

Tampak terlihat wajah Jupe ketika dibuka oleh pihak keluarga. Sejumlah pelayat pun melihat wajah Jupe yang terlihat seperti tersenyum.

Dikutip dari laman Bintang dengan posisi fotografer yang berada di lantai 2 telah berhasil mengabadikan momen wajah tersenyum Jupe tersebut. Seakan, foto wajah Jupe tersenyum memberikan signal bahwa dirinya ikhlas meninggalkan semuanya.

Usai diperlihatkan wajahnya untuk kali terakhir, Julia Perez kemudian dibawa menuju Masjid Al Ikhlas, Cibubur, Jakarta Timur. Tak lama kemudian, jenazah yang telah disalatkan dibawa ke tempat peristirahatan terakhirnya di TPU Pondok Rangon, Jakarta Timur.

Banyak pula yang mengupload foto tersebut karena mereka yang memang mencintai Julia dengan sepenuh hati atas karya dan juga kebaikan hatinya mengunggah gambar saat ia tersenyum untuk terakhir kalinya di depan semua orang yang menyayanginya. Salah satunya Foto wajah Jupe tersenyum diunggah di akun Instagram @arsaroja_jupenizzer. “Wajah terahir mamitaku sebelum di makamkan,” tulisnya di keterangan foto.

“Terahir lihat wajah mamita, dia tersenyum pertanda dia ihlas meninggalkan kita semua yang sayang padanya, semasa hidupnya beliau suka tersenyum dalam keadaan apapun, meninggalkan semua membawa senyum ke tempat peristirahatan terahir,” tambahnya.

Ia menyebut, Jupe adalah sosok yang baik, lembut, dan  berhati mulia. Ribuan orang, bahkan jutaan orang mengiringi kepergiannya dengan doa.


Also read : Spanduk Puasa 1 Syawal Bikin Heboh, Sengaja atau Tidak, Semoga Tak Terjadi Lagi!

“Selamat jalan mam, Kembalilah, kami ihlas kamu udah meninggalkan senyuman, itulah khas luwesmu yang akan kami contoh, tegarmu, sabarmu, semangatmu tiada yang bisa menandingi,” imbuhnya.

Ia mendoakan agar Jupe ditempatkan dalam surga. Perjuangan Jupe semasa hidup akan menjadi kenangan terindah.

“Makasihhhh untuk semuanya yang udah mendoakan mamita, maafin semua kilaf beliau biar beliau di beri jalan yang terang menuju keabadian aamiin,” pungkasnya.

Memang Jupe dikenal sebagai sosok yang tegar dan juga penuh dengan perhatian, apalagi dengan proyek rumah singgah untuk para survivor cancer yang ia dirikan, yang mana menjadi sebuah bukti bahwa Julia Perez memang seorang public figure yang nanti akan sangat dirindukan banyak orang.

Salah Kaprah! Banyak yang Beranggapan Bila Meninggal di Bulan Ramadhan Pasti Husnul Khotimah

Semua bulan memang baik, tapi sebagai muslim tentu kita tahu betapa istimewanya bulan Ramadhan dibanding bulan-bulan yang lain.

Dimana di bulan ini, Allah SWT menjanjikan banyak sekali pengampunan dan juga pahala berlipat ganda hingga ratusan kali bagi orang yang menjalankan perintah-Nya.


surarakyatindonesia.org

Karena keistimewaan itu menjadikan banyak orang yang berpendapat jika ada yang meninggal di bulan Ramadan bakal langsung masuk surga, bebas dari siksa kubur, juga dinilai khusnul khotimah. Benarkan demikian? Itu hanya mitos. Mengutip bombastis, berikut penjelasan tentang kematian di bulan Ramadan.

Baca Juga: Innalillahi Wainna Ilaihi Roji'un, Fery Wijaya Suami Pesinetron Ririn Ekawati Meninggal Dunia

Meninggal di bulan Ramadan pasti khusnul khotimah. Hal ini belum tentu!

Khusnul Khotimah ataupun Su'ul Khotimah kematian seseorang adalah tergantung dari amal ibadahnya. Sedangkan waktu dan tempat yang mulia tidak membuat penghuninya mulia. Imam Malik pernah meriwayatkan, bahwa bulan Ramadan sejatinya tidak mensucikan siapapun, yang mensucikan seseorang adalah amalnya.


Ilustrasi meninggal via umma-mobie.in

Contohnya saja, begitu penjahat atau bahkan kriminal yang meninggal di bulan Ramadan. Apa si penjahat tersebut meninggal khusnul khotimah? Begitu juga sebaliknya, orang-orang shaleh juga banyak yang meninggal di luar bulan ramadan. Perkara khusnul khotimah bukan hal yang bisa didapatkan dengan mudah. Butuh amalan yang ‘cukup’ untuk mendapatkannya.

Meninggal di bulan Ramadan berbeda dengan meninggal saat berpuasa

Meninggal di bulan Ramadan dengan meninggal saat berpuasa tentu berbeda. Di mana letak perbedaannya? Tentu pada amal yang dikerjakan. Ketika seorang hamba meninggal saat tengah berpuasa, bisa dipastikan bahwa ia tengah melakukan amal shaleh.


Meninggal saat ibadah via info makkah

Itu yang disebut dengan meninggal dalam kondisi khusnul khotimah. Rasulullah SAW juga pernah menjelaskan bahwa seseorang yang meninggal dalam kondisi berpuasa dengan ikhlas, pasti akan dimasukkan dalam surga.

Meninggal di bulan ramadan, pasti bebas siksa kubur? Wallahu a’lam


Orang yang meninggal di bulan ramadan berbeda dengan orang yang tutup usia di hari Jumat. Pasalnya, diketahui jika meninggal di Jumat dianggap istimewa. Hal itu disebabkan adanya jaminan dari Rasulullah SAW yang mengatakan jika orang yang meninggal hari Jumat tidak akan ditanya di dalam kubur.

"Setiap muslim yang meninggal di hari jumat atau malam jumat, maka Allah akan memberikan perlindungan baginya dari fitnah kubur." (HR. Ahmad 6739, Turmudzi 1074 dan dihasankan al-Albani).


Ilustrasi alam kubur via cahayametafisika.wordpress.com

Sedangkan untuk meninggal di bulan Ramadan, tidak dijumpai dalil tertentu yang memberikan jaminan khusus. Jadi, bagaimana nasib si mayit yang meninggal saat bulan Ramadan hanya Allah yang Maha Mengetahui.

Baca Juga: Sedih! Ririn Ekawati Pasrah Hanya Bisa Melihat Jenazah Suami Lewat Hp

Meninggal di bulan Ramadan, langsung masuk surga?

Bulan Ramadan memang mulia. Banyak juga orang yang beranggapan bahwa meninggal di bulan tersebut akan bisa langsung masuk surga. Benarkah demikian? Sejatinya, orang-orang yang bisa langsung masuk surga tanpa hisap adalah mereka para Rasul, nabi dan para syuhada. Sedangkan kita sebagai manusia biasa, hanya bisa berusaha untuk memperberat timbangan amalnya.


Ilustrasi via artikel.masjidku.id

Karena pasti akan ada saat di mana Allah menghitung amal dan dosa kita. Masih berhubungan dengan poin pertama, bahwa waktu meninggal tidak akan membuat seseorang menjadi mulia. Hanya amal yang bisa memuliakan seseorang.

Itulah fakta tentang meninggal di bulan Ramadan yang kerap bikin orang salah kaprah. Tentu semua mendamba surga, ingin terbebas dari siksa kubur, dan berharap khusnul khotimah. Sayang hal-hal macam itu tak mungkin didapat secara instan. Kapanpun meninggalnya, sebagai manusia kita hanya bisa berusaha menjalankan amal ibadah sebaik dan sebanyak mungkin.

Siapa Sosok Misterius Berjubah Hijau (Jahitan Tangan) di Mekkah ini


Jamaah di Masjidil Haram/foto-foto: facebook

Umat muslim mana yang tak ingin merasakan nikmatnya sujud di Tanah Suci Mekkah. Semua pasti menginginkan mendapatkan keberkahan ibadahnya, apalagi di saat musim haji atau umroh ketika bulan Ramadhan seperti saat ini.


foto: facebook.com/@mohd.ali.94009841

Lantunan doa pun terpanjat ketika berada di depan Kabah. Tak heran apabila banyak orang dari berbagai suku dan negara berkumpul dan bersimpuh di Rumah Allah.

Beberapa waktu lalu, dikutip dari brilio.net, seorang jamaah asal Malaysia bernama Mohd Ali sedang melakukan ibadah di depan Kabah. Ia menemui banyak kaum muslimin yang berlalu lalang dan berdoa kepada Yang Maha Kuasa. Saat itu, tepatnya pada Rabu (31/5) saat sebelum memasuki waktu Salat Dhuha. Mohd Ali sedang memanjatkan doa, tak sengaja melihat sosok yang menarik perhatiannya.

Baca Juga: Bikin Menangis, Tunggui Anak Dirumah Sakit Berbulan-Bulan, Uang Tinggal Rp 15ribu


foto: facebook.com/@mohd.ali.94009841

Mohd Ali bertemu dengan seorang laki-laki yang mengenakan jubah berwarna hijau. Tak seperti jamaah lainnya, jubah yang dikenakan pria tersebut terbuat dari potongan kain terjahit. Jahitan dari jubah sang pria tampak seperti jahitan lawas yang dibuat dengan tangan. Meski terlihat sederhana, pria ini mampu menarik perhatian Mohd Ali. Pasalnya, pria itu tampak kusyuk berzikir dan berdoa. Beralaskan sajadah berwarna hijau ditemani tasbih dan tongkat yang tergeletak, sesekali pria itu tersenyum membalas sapaan dari para pegawai di Masjidil Haram.


foto: facebook.com/@mohd.ali.94009841

Para pekerja di Masjidil Haram tampak menghormati sosok berjubah hijau. Hal tersebut membuat Mohd Ali berpikir siapakah sosok tersebut? Mengapa begitu disegani para pegawai di Masjidil Haram? Mohd Ali pun mengunggahnya di akun facebook pribadinya.


Postingan tersebut pun menjadi viral di media maya. Pada kolom komentar, netizen ikut berkomentar mengenai sosok pria berjubah hijau. Ada yang menyebut bahwa pria tersebut merupakan seorang wali. Hal tersebut terlihat dari tingkah sang pria yang disegani.

Selain itu, jubah yang terlihat seperti pakaian masa lampau ini pun memperkuat anggapan tersebut.

Baca Juga: Viral, Driver Ojek Online Ini Menempelkan Daftar Dagangan Istri di Helm, Netizen Terharu!

Di sisi lain, terdapat netizen yang menilai sosok tersebut adalah keturunan Bilal bin Rabah. Mengingat tasbih yang ia pakai berjumlah 1000 butir.

Kendati demikian, ada netizen yang mengungkapkan bahwa pria berjubah hijau tersebut diklaim sosok Nabi Khidir atau seorang guru Nabi Musa AS yang sebagian menilai masih hidup di dunia. Nabi Khidir sendiri kerap mengenakan pakaian serba hijau.

Tidak ada yang mengetahui secara pasti siapakah sosok yang telah menyita perhatian netizen. Setiap netizen memiliki prasangka sendiri-sendiri. Bagaimana menurutmu?

Masih Ingat Sosok Malang Ini? Hampir Setahun Berlalu, Beginilah Wajahnya Sekarang..


Masih ingat Omran Daqneesh? Ya, bila mengingat namanya, kita akan teringat betapa sedihnya dunia saat melihat fotonya.

Daqneesh adalah bocah Suriah yang terfoto wartawan, duduk tenang di ambulans, dengan wajah penuh debu dan belepotan darah.

Saat itu, rumah Daqneesh, disebut media terkena bom dari serangan udara tentara gabungan Suriah Rusia. Apartemen yang didiami keluarga Daqneesh runtuh setelah serangan itu terjadi.

Kakak Daqneesh sendiri tak selamat dari serangan tersebut. Peristiwa itu terjadi pada 17 Agustus 2016. Foto Daqneesh pun membuat hancur banyak hati warga dunia. Nah, hampir setahun berlalu, bagaimana kabar Daqneesh sekarang?

BACA JUGA : PNS Ini Meremehkan Pengemis, Balasan Pengemis Membuat PNS Ini Sangat Malu

Kinana Allouche, seorang jurnalis dari televisi pemerintahan Suriah, baru-baru ini mengunggah foto terbaru bocah tersebut.



Ia nampak begitu sehat. Pipinya terlihat chubby. Ia tengah dipangku oleh ayahnya. Dalam foto itu, Kinana tengah mewawancarai keluarga Daqneesh.

Dalam wawancara tersebut, ayah Daqneesh membantah tudingan media barat. Sebelumnya, mayorita smedia menyebut, rumah Daqneesh dibom oleh pesawat Suriah dan Rusia.

Tapi, menurut ayah Daqneesh, ia tidak mendengar ada pesawat lewat sebelum peristiwa mengerikan itu terjadi. Meski demikian, media barat mencurigai, bahwa ayah Daqneesh diwawancarai dalam tekanan.

Mereka menuding, pemerintah Suriah rezim Bashar al-Assad, tak segan akan menindak tegas warganya, bila memberikan keterangan yang menyudutkan pemerintahan.

MasyaAllah, Merinding Saat Dengar Kakek Penjual Abu Gosok, Mendoakan Orang yang Memberinya Sedekah


Facebook & Tribunnews.com

Masih ingatkah anda tentang kakek penjual abu gosok yang tetap berpuasa meski hanya berbuka dan sahur dengan air putih saja? Lihat betapa bersyukurnya ia saat dibantu! Merinding mendengarkan doanya!

Kali ini akun Aji Vita Widyan Priaji, mengunggah sebuah foto dan video memberikan kakek ini sedekah titipan dari banyak dermawan dari berbagai daerah. Melihat videonya jadi terharu, sekaligus merinding mendengar doa kakek ini.



Seperti dikutip dari tribunnews, kakek penjual abu gosok di bilangan Jakarta ini mengaku tak pernah makan saat sahur dan berbuka puasa kecuali hanya dengan air mineral.

Dia berkisah pada seorang mahasiswi yang hendak membeli dagangannya yaitu akun Fauziah Ulfa. Menurut Ulfa pendengaran kakek itu agak terganggu.

Baca Juga: Viral, Driver Ojek Online Ini Menempelkan Daftar Dagangan Istri di Helm, Netizen Terharu!

Sehingga saat dirinya bertanya perlu menggunakan yang lantang. Sebenarnya Ulfa bukan kali pertama melihat kakek tersebut.

Beberapa kali ia berjumpa, hanya baru ini dirinya berkesempatan untuk mendengar kisah hidup yang diceritakan kakek ini.

Ulfa merasa haru ketika mendengar alasan sang kakek yang tetap berpuasa meski tak makan saat sahur dan berbuka.

Bahkan, kakek penjual abu gosok itu tak mampu berbicara banyak karena perutnya yang sakit.